Cinta

Cinta adalah sesuatu yang indah

yang tiba” timbul dihati kita

aku ingin merasakan

Cinta yang sejati


yang bisa membuat kita bahagia

dan bisa membuat kita sedih

tetapi aq ingin cinta yang membuat ku

bahagia


kapankah cinta itu datang padaku?

yang bisa membuat ku bahagia

Aku ingin merasakan cinta itu

aku ingin cinta sejati itu datang

Padaku



Leave a comment »

Obesitas?gak lah yauw?

Obesitas jadi hantu yang paling mengerikan buat para ABG, khususnya remaja putri. Semua mati-matian menjaga berat badan agar stabil di garis langsing. Bisa-bisa tiap hari nimbang badan, khawatir bertambah bengkak badannya. Iya apa iya?

Obesitas alias kegemukan atau berat badan over weight adalah satu kondisi dimana Berat Badan (BB) seseorang lebih dari yang normal. Lebihnya berapa?آ  Nah, ini ada macam-macam.آ  Ada yang mengatakan BB lebih 10% dari BB normal sudah dikatakan gemuk. Pendapat lainnya mengatakan kalau obesitas itu BB lebih 25 % dari BB normal.
Yang jadi masalah adalah berapa sih BB normal itu? Ini juga aneka macam ukurannya. Ada yang berpedoman pada rumus TB-110 adalah BB ideal. Ada juga pendapat yang mengatakan kalau BB normal adalah TB – 100 – (10% (BB-100)).

Misal TB si Fulan adalah 155 cm, maka BB ideal menurut rumus pertama adalah 45 kg, namun berdasarkan rumus kedua BB idealnya adalah 49,5 kg.آ  Nah lho, bedanya jauh amat!

Si Fulan dikatakan obesitas bila BBnya di atas 49,5 kg menurut rumus pertama. Tapi bila memakai rumus kedua kegemukan melanda si Fulan jika BB di atas 54,45 kg. Angka itu diperoleh bila kita mengambil pendapat kelebihan 10%. Kalau dengan pedoman di atas 25%? Hitung aja sendiri (hehehe…)

Ada cara mudah untuk mengetahui apakah badan mengalami kegemukan atau tidak.آ  Cubit kulit di daerah atas pusar atau di pinggang di bawah rusuk. Bila jarak antara ibu jari dengan telunjuk lebih dari 2,5 cm, wah, harus sudah hati-hati, karena kegemukan telah bersahabat dengan kita. Ayo rame-rame tes kegemukan. Tapi sendiri-sendiri di rumah masing-masing ya.

Biasanya banyaknya lemak tubuh berkisar antar 10-20% dari berat badan pria dewasa dan sekitar 25% pada wanita dewasa. Umumnya BB ideal seseorang akan tercapai pada usia remaja.آ  BB akan berangsur-angsur bertambah dengan bertambahnya usia dan mencapai puncaknya pada sekitar 50 tahun.آ  Pertambahan usia akan mengurangi kebutuhan energi. Karena keaktifan para lanjut usia ini makin berkurang.آ  Namun kebanyakan jumlah makanan yang dikonsumsi tidak berkurang meskipun aktivitasnya berkurang.آ  Nah disinilah mulai muncul masalah obesitas.

Namun perlu menjadi perhatian, bahwa kegemukan tidak hanya menyerang para lansia saja. Remaja yang makannya lahap lebih dari kebutuhannya bisa juga menjadi gemuk sekali.آ  Begitu juga dengan anak-anak. Jadi kegemukan bisa mengancam pada semua manusia pada semua umur. Apakah hanya wanita saja? Tentu saja tidak. Wanita maupun laki-laki semua bisa mengalami kegemukan. Para lelaki, jangan tenang-tenang saja. Kegemukan pun bisa menyerang kalian. Jadi, waspadalah!

Kok jadi gemuk sih?
Kegemukan pada seseorang banyak penyebabnya. Artinya ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang menjadi gemuk. Di antaranya adalah kondisi emosional seseorang (misalnya nih; ada masalah, nafsu makan malah jadi meningkat), keturunan gemuk, keadaan metabolik tubuh, atau faktor genetik. Atau kegemukan juga bisa timbul bila terdapat penyakit endokrin atau gangguan metabolisme. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu secara rutin juga bisa mengakibatkan tubuh jadi melar. Nah, kalian jadi tahu sekarang, bahwa banyak faktor yang berperan menjadikan seseorang berbadan gemuk.

Dari sisi metabolisme tubuh, penyebab kegemukan adalah karena kalori yang masuk ke dalam tubuh melebihi kalori yang dibutuhkan tubuh. Banyak sisa kalori yang ditimbun dalam tubuh. Jadi deh tubuh melar dengan teratur.

Nah, lebihnya berat badan sekitar 5 kg kadang masih dianggap normal. Namun yang jauh lebih penting adalah bahwa obesitas itu tidak sehat. Banyak risiko yang berteman akrab dengan obesitas ini. Di antaranya adalah meningkatkan risiko kesakitan dan kematian karena hipertensi (darah tinggi), diabetes melitus (kencing manis), gangguan kandung kencing, gout, dan yang paling menjadi momok pada masa kini adalah penyakit jantung koroner.

Selain itu, ada kecenderungan meningkatnya resiko untuk terkena kanker, baik kanker payudara, rahim, kandung kemih atau usus besar. Obesitas juga menimbulkan masalah atau penyulit pada penderita yang akan mengalami pembedahan atau pada wanita hamil.

Supaya langsing kembali
Prinsip dasar untuk menurunkan BB adalah membakar energi lebih banyak dari pada energi yang masuk ke tubuh. Pertama adalah dengan merubah diet atau makanan yang dikonsumsi. Kedua adalah memperbanyak olahraga.

Agar BB bisa berkurang maka harus ada pengaturan makanan yang dikonsumsi. Harus ada perubahan jenis makanan dan jumlah yang dikonsumsi. Dianjurkan perubahan diet ini tidak secara drastis, namun secara bertahap. Perubahan diet yang tiba-tiba kurang berdampak, karena tidak mendorong tubuh untuk menerima perubahan yang baru. Diet yang seperti ini hanya akan berlaku sementara, untuk kemudian kembali ke pola semula. Diet yang baik adalah yang bertahap yang ditujukan untuk mengubah kebiasaan ngemil di luar waktu makan.

Pengurangan 500 kkal setiap hari dari jumlah kalori yang dibutuhkan dapat menurunkan BB hampir 0,5 kg per minggu.

Nih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika kalian ingin mengurangi BB:

  • Hentikan atau kurangi semua makanan yang manis atau tinggi kalori, seperti daging berlemak, mentega, es cream, gorengan, coklat, cake, kacang-kacangan dan minuman manis. Makanan yang boleh dimakan dalam porsi biasa adalah daging tak berlemak, buncis atau sayuran kacang-kacangan, telur, ikan, keju, susu, nasi atau roti. Selain itu juga boleh makan kentang, sayuran, susu skim (susu tanpa lemak) dan buah. Perubahan BB akan terlihat dalam waktu 2 minggu.
  • Jika BB belum turun juga dalam waktu 2 minggu, hentikan secara total makan makanan manis dan berkalori tinggi. Kurangi konsumsi ikan, telur, keju, susu, daging tak berlemak, nasi, roti. Makanlah sebanyak mungkin sayuran, buah segar, kentang, susu skim.
  • Jika gagal menurunkan BB setelah minggu kedua, kurangi porsi makan sayuran, buah segar, kentang susu skim.آ  Makanlah sesedikit mungkin ikan tanpa lemak, nasi, roti dan telur. Bila masih gagal juga untuk menurunkan BB setelah 4 minggu, segera pergi ke dokter.

Sobat muda sekalian yang pingin tubuh tetep langsing, mulai sekarang atur pola makanmu ya. Makan adalah salah satu kebutuhan pokok manusia. Namun jangan sampai kita jadi budaknya makanan. Penting untuk diingat, makanlah dengan akal sehat, jangan dengan perasaan! Kalo sudah kenyang, jangan makan lagi walaupun makanannya menarik hati atau makanan favoritmu.

Nabi saw. pernah berpesan untuk tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Jangan sebaliknya, makan sebelum lapar, berhenti setelah kenyang. Itu namanya rakus bin kemaruk.

OK, sobat muda. Perbanyak sayuran segar dan buah-buahan. Tinggalkan makanan yang tinggi kalori tapi kosong gizi. Kurangi goreng-gorengan dan makanan berlemak. Insya Allah badan akan sehat langsing berseri. [arum]

by

Hafsa mutazz

Leave a comment »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Comments (1) »